Resume Materi PKKMB UNUSA Day 1

 



Materi 1 - "Pembinaan gerakan nasional revolusi mental dan anti intoleransi" yang disampaikan oleh Bapak Yudi Latif, MA., Ph.D

"Indonesia adalah bangsa pelopor, indonesia adalah negara pertama yang mendeklarasikan kemerdekaannya pertama setelah parang dunia ke-2. Indonesia merajut solidaritas melalui konfersi Afrika di Bandung." 

apa yang membuat pendiri bangsa keluar dari lingkup kolonial dan melesat menjadi pemimpin dunia? kebesaran suatu bangsa dibentuk karena karakter dan mental bangsa itu sendiri -Ir. Soekarno

kekuatan senjata bisa dikalahkan oleh kekuatan karakter dan mental. hal ini dapat dibuktikan melalui adanya pertempuran di Surabaya yang pada saat itu bertempur dengan inggris bisa mengalahkan melalui resolusi jihat oleh K.H Hasyim Asy Ary.

Faktor penentu kemajuan bangsa:

1. Faktor Karunia Ilahi

  • Geografi
  • Geologi
  • Sumber Daya Alam
2. Faktor Sumber Daya Manusia

dari segi demografi Eropa kalah, sedangkan bangsa Asia Tenggara dengan negara indonesia sedang mengalami bonus demografi. jika tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi bencana menuju indonesia cemas namun hal ini yang menjadi tantangan kita untuk bisa mengelola sumber daya manusia dengan baik supaya dapat memajukan bangsa

Unggul dalam Sumber Daya Manusia:

1. Pengetahuan 

  • soft skill
  • hard skill
2. Keterampilan

3. Karakter

  • Karakter Personal

Karakter personal bisa unggul apabila didukung oleh pembentukan karakter

  • Karakter Publik

Sebuah kekurangan akan menjadi unggul apabila di dukung oleh metal yang kuat. 

 


Materi 2 - "Indonesia Emas (mandiri dan bersatu dalam nilai gotong royong yang berintegritas)" yang disampaikan oleh Dr. Ginanjar Rahmawan 

menuju Indonesia emas artinya harus pula menyiapkan generasi emas yang memiliki value. 
Bapak Ginanjar menyebutkan 3 hal yang harus disiapkan oleh mahasiswa sebagai produk generasi emas yang dimaksudkan yaitu :

1. Ubah Mindset
contoh mudahnya yaitu jika kita saat ini sudah berada di bangku perkuliahan, maka mindset yang harus dibangun adalah "saya berkuliah  di UNUSA untuk mengubah masa depan, bangga menempuh di perguruan tinggi manapun dan siap belajar mandiri tidak harus menunggu dosen".

2. Tingkatkan Skillset
adanya softskill dan hardskill yang akan digunakan setelah lulus dari bangku perkuliahan menuju dunia pekerjaan bisa di dapat melalui proses saat menjalani perkuliahan seperti presentasi di kelas untuk melatih skill public speaking, mengikuti organisasi, magang, selalu bertanya setelah pemaparan materi Dosen untuk melatih berfikir kritis.

3. Siapkan Toolsset
  • Lulus punya pengalaman (part time job, freelance, magang)
  • Lulus punya kompetensi (sertifikasi dan daftar kursus)
  • Lulus punya personal branding (menyiapkan profil sosmed dan linkedin)


Materi 3 - "Mahasiswa berkarakter dengan anti kekerasan seksual, perundungan, anti perilaku menyimpang, dan sehat mental" yang disampaikan oleh Bapak Hafid Algristian, dr., Sp.KJ

pada awal pemaparan materi, Dokter Hafid menyatakan bahwa suatu perbuatan itu salah jika dinilai menggunakan perasaan. maka dari itu, beliau menegaskan 2 hal melalui prinsip suatu hal dapat dikatakan sebagai tindakan bullying yaitu :

Rules 1 : suatu tindakan jika menyakiti perasaan orang lain tidak lantas membuat pelaku bisa dikatakan salah tapi memang harus minta maaf

Rules 2 : suatu tindakan yang membuatmu senang tidak lantas membuat perbuatan tersebut benar. apabila perbuatan tersebut salah dan terjadi terus menerus akibatnya nanti akan membawa ke perbuatan pergaulan buruk lainnya

semua perbuatan yang bertujuan untuk merendahkan orang lain itu dinamakan perundungan,  terutama pelaku adalah seorang yang punya kuasa. lebih parahnya lagi dapat mengarah ke abusive (dimotivasi oleh motif pribadi).

Macam-macam bullying :

  1.  Fisik (Menghalangi, menyandung, mendorong, menjambak, memukul, merusak barang.)
  2. Verbal (Panggilan merendahkan, teriak, mengolok, ejekan fisik atau sifat, status sosial, kritik frontal di depan umum.
  3. Sosial (Pengucilan atau tidak ditemani, membuat isu, rumor, fitnah.)
  4. Cyber bullying (Di dunia digital, komentar negative, akun anonym, merendahkan)
  5. Seksual (Mengintip, menyebar foto, mengambil foto diam-diam, memaksa ikut melihat pornografi, bisa juga mengarah pada kekerasan sesksual.)

Empat posisi dalam bullying :

1. Pelaku

  • Tidak percaya diri
  • Kompensasi jadi agresif
  • Awalnya korban
2. Korban
  • Tidak percaya diri
  • Akibat dari trauma
  • Bisa jadi pelaku
3. Penonton
  • Bystandart, acuh, cuek
  • Tidak mau berkonflik
  • Memilih diam
4. Penolong
  • Berpihak pada korban
  • Pasif : membantu diam-diam
  • Aktif : menengahi
menjadi penolong pun bisa juga kita salah langkah apabila kita memotivasi korban di saat yang tidak tepat. seharusnya, motivasi datang di saat akar masalahnya sudah teridentifikasi dan sudah terpecahkan. 

menjadi kelompok netral juga tidak dapat selalu dibenarkan, karena akan menjadi masalah jika sudah terlihat adanya perbuatan yang salah namun tidak di kritisi.

Sosial Media UNUSA :
Link Blogger Teman : Noviarini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengabdi, Belajar, dan Tumbuh Bersama Santri

Resume PKKMB Universitas Day 2

Press Release Project AKSARA SEHAT